Yang Mengakibatkan Ikon Raja Yang Peduli Rakyat, Richard The Lionheart Meninggal

Richard The Lionheart adalah Raja Kerajaan Inggris yang lahir pada tahun 1157 dan meninggal pada tahun 1199. Ketika lahir, nama asli dari Raja yang ikut perang salib ini adalah Richard Plantagenet. Richard lahir di Oxfordshire, Inggris pada 8 September 1157. Richard lahir dari keluarga yang berasal dari 2 negara, ayah dari Inggris dan ibunya dari Perancis. Anak kedua dari 8 bersaudara ini menjadi putra mahkota karena kakaknya meninggal ketika masih bayi.

Yang Mengakibatkan Ikon Raja Yang Peduli Rakyat

Richard memang lahir di Inggris, tapi sejak kecil Richard hidup di Perancis sampai dewasa, tepatnya di Aquitane, Perancis. Karena tinggal sejak kecil di Perancis, bahasa utama dirinya adalah perancis dan menjadikan bahasa inggris sebagai bahasa kedua. Bahkan ada sejarah yang mengatakan bahwa Raja Richard lebih fasih berbahasa Arab daripada bahasa Inggris. Memang aneh seseorang yang menjabat sebagai Raja Inggris namun kesulitan berbahasa Inggris.

Pada ulang tahunnya yang ke 14, Richard diangkat sebagai Duke of Aquitante. Tahun 1183 menjadi tahun konflik bagi keluarga Richard karena meninggalnya pewaris tahta, Henry adik dari Richard, sehingga terjadi sengketa ahli waris didalam keluarga. Adik bungsi Richard, John Lackland berusaha merebut hak waris atas tahta kerajaan tersebut, namun pilihan akhirnya tetap jatuh pada Richard.

1189 menjadi tahun dimana Richard dilantik menjadi raja Inggris, tempat pelantikan dirinya berada di Westminster Abbey London. Pada saat itu juga, Richard mengikrarkan sumpah untuk melanjutkan perang salib setelah ada kabar bahwa Hattin yang memimpin perang salib di timur kalah pada tahun 1187. Selama Richard menjabat selama 10 tahun, dia berada di Inggris hanya selama 11 bulan.

Bulan – bulan yang lainnya dihabiskan berada di medan perang untuk perluasan wilayah dan juga perebutan Jerusalem, karena itu Richard juga mendapat predikat The Absent King. Selama menjadi raja, Richard mempunyai permaisuri yang juga tidak pernah berada di Inggris. Richard dan permaisurinya tidak pernah mempunyai anak, namun Richard mempunyai anak di luar nikah.

Richard mendapatkan gelar The Lionheart bahkan dari musuh yang akan menyerangnya, yaitu Saladin. Ketika itu Richard dan pasukannya baru saja bertempur untuk merebut sebuah kota dan seluruh pasukannya terlihat sangat letih. Pasukan yang dia miliki hanyalah 300 orang ditambah 50 orang templar dari gereja. Ketika pasukan Saladin akan menyerang, Richard mendatangi Saladin seorang diri dan bernegosiasi.

Dari negosiasi itu Saladin memberikan julukan pada Richard, The Lionheart. Yang menjadi misteri disini adalah tentang kematian Richard, dia meninggal karena luka infeksi dari panah yang menembus bahunya ketika menyerang Kastil Chalus. Setelah meninggal pada 1199, tubuh Richard dimakamkan terpisah dengan hatinya. Hati Richard dibalsem dan kemudian di kubur di Katedral Notre Dame di Rouen.

Para peneliti forensic masih penasaran dengan misteri meninggalnya Raja yang dikenal sangat berani itu. Mereka melakukan penelitian pada hati Richard, dan dapat disimpulkan bahwa Richard tidaklah meninggal karena racun. Hal itu dapat dilihat karena pada hati yang sekarang sudah menjadi debu berwarna coklat keabuan itu tidak ditemukan racun arsenic ataupun infeksi logam apapun. Hal itu dikatakan oleh dokter forensic yang menelitinya, Dr Philippe Charlier dari Rumah Sakit Universitas Raymond Poincare di Perancis. Analisa yang dilakukan pada hati Richard sama dengan teknik yang dilakukan untuk jenasah – jenasah yang memerlukan pemeriksaan forensic, mulai dari uji mikroskopik, analisis toksikologi dan juga analisa Pollen.

Tags: Raja Inggris Richard

Posting Terkait "Yang Mengakibatkan Ikon Raja Yang Peduli Rakyat, Richard The Lionheart Meninggal"

Terungkap, Misteri dibalik Senyuman Lukisan Mona Lisa
Lukisan Mona Lisa, pastinya semua orang sudah
Misteri None Belande Penunggu Pintu Air Manggarai
Pintu air Manggarai merupakan sebuah pintu air
Segitiga Bermuda Masalembo Di Indonesia Yang Masih Menjadi Misteri
Segitiga bermuda, mungkin kalian semua sudah tidak