Waw! Teleskop Hubble Berhasil Temukan Bulan Baru Di Planet Neptunus

Hubble, sebuah teleskop luar angkasa telah menemukan sebuah bulan baru di Neptunus, seperti yang dikonfirmasi oleh NASA. Penemuan bulan baru Neptunus yang disebut S/2004 N 1, sehingga membuat planet Neptunus dikitari oleh 14 bulan.

Bulan dengan ukuran sekitar 20 km itu merupakan yang paling kecil dalam orbit Neptunus yang mengitari planet tersebut setiap 23 jam. Astronom Amerika Serikat Mark Showalter adalah orang yang menemukan bulan baru Neptunus tersebut pada saat melaukkan penelitian mengenai cincin yang mengelilingi planet Neptunus.

Waw! Teleskop Hubble Berhasil Temukan Bulan Baru Di Planet Neptunus

NASA juga mengatakan bahwa bulan itu sangatlah kecil dan redup, sehingga pesawat luar angkasa Voyager tidak dapat menemukan bulan tersebut ketika melewati planet Neptunus serta meneliti sistem bulan dan cincin planet tersebut. Untuk menemukan bulan tersebut metode yang digunakan Showalter adalah dengan melacak gerakan titik putih yang terus saja muncul dalam 150 foto di sekitar planet Neptunus yang diambil dengan menggunakan teleskop luar angkasa Hubble antara tahun 2004 sampai 2009.

Mark Showalter menjelaskan bahwa bulan dan lingkaran orbit sangatlah cepat, sehingga dia harus memikirkan bagaimana cara untuk dapat mengikuti gerakan mereka dan untuk mengetahiu sistem secara detail. Hal tersebut sama seperti seorang fotografer olahraga yang terus mengikuti seorang atlet lari, dan atlet lari tersebut tetap ebrada dalam focus, namun latar belakangnya menjadi buram.

Perlu kita ketahui bahwa Neptunus merupakan planet terjauh atau planet kedelapan jika ditinjau dari matahari. Nama planet ini diambil dari nama dewa lautan Romawi. Neptunus sendiri merupakan planet terbesar yang keempat berdasarkan diameter (49.530 km) serta menjadi planet terbesar ketiga berdasarkan massanya.

Massa planet Neptunus yang tercatat adalah 17 kali lebih besar daripada massa Bumi, dan sedikit lebih besar daripada Uranus. Planet Neptunus mengorbit Matahari pada jarak 30,1 SA atau sekitar 4.450 juta km. Dan periode rotasi planet Neptunus adalah 16,1 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 164,8 tahun.

Komposisi penyusun planet Neptunus mirip dengan komposisi penyusun planet Uranus, dan komposisi keduanya berbeda dari raksasa gas planet Yupiter dan planet Saturnus. Atmosfer planet Neptunus mengandung hidrogen, hidrokarbon , helium, kemungkinan nitrogen, serta kandungan “es” yang besar seperti es air, metana, dan amonia.

Sehingga para astronom mengkategorikan planet Neptunus sebagai “raksasa es” Sama seperti planet Uranus, interior yang terdapat pada planet Neptunus terdiri dari es dan batu. Metana di wilayah terluar planet adalah salah satu penyebab dari kenampakan kebiruan Neptunus.

Sementara itu atmosfer pada planet Uranus relatif tidak berciri, sedangkan atmosfer pada planet Neptunus bersifat aktif serta menunjukkan pola cuaca. Contohnya saja seperti yang terjadi pada tahun 1989, pada saat itu Voyager 2 terbang melewatinya, dan di belahan selatan planet terdapat Titik Gelap Besar yang mirip dengan Titik Merah Besar di planet Yupiter.

Pola cuaca tersebut diakibatkan oleh angin yang berhembus dengan sangat kencang, dengan kecepatan angin hingga 2.100 km/jam. Karena jaraknya yang jauh dari Matahari, maka atmosfer luar planet Neptunus memiliki suhu terdingin mencapai −218 °C (55 K). suhu ini merupakan salah satu tempat dengan suhu terdingin di tata surya Suhu di inti planet Neptunus diperkirakan sebesar 5.400 K (5.000 °C).

Neptunus juga memiliki sistem cincin yang tipis. Sistem cincin yang tipis tersebut baru dilacaktemu pada tahun 1960-an serta pada tahun 1989 dipastikan keberadaannya oleh Voyager 2.

Demikian ulasan tentang teleskop Hubble menemukan sebuah bulan baru di Neptunus. Semoga infromasi yang diberikan bisa bermanfaat. Terima kasih.

Tags: Hubble teleskop Hubble

Posting Terkait "Waw! Teleskop Hubble Berhasil Temukan Bulan Baru Di Planet Neptunus"

Rumor Tentang Asteroid Besar Akan Menabrak Bumi Di Bantah Oleh NASA
Asteroid merupakan sebuah benda langit yang memliki
Pesawat Ruang Angkasa “Juno” Akan Tiba Di Jupiter Tahun 2016 Ini
Wahana Antariksa bertenaga Surya, NASA Juno telah