Wanita Berpotensi Mengalami Penuaan Reproduksi Meski Berusia Subur

Penuaan Reproduksi pada Wanita Berusia Subur – Bagi anda yang baru saja diberi kebahagiaan melalui hubungan resmi pernikahan, tentu keinginan yang terbesit ada fikiran calon bapak dan calon ibu ini adalah memiliki momongan. Hal itu baik, jika anda berfikir untuk bersegera memiliki momongan, namun bagi anda yang ingin menunda memiliki anak.

Akan banyak factor yang mempengaruhi anda untuk segera memiliki anak atau menunda memiliki anak, bisa karena pendidikan bagi anda yang sedang kuliah, atau alasan karir bagi anda wanita karir yang ingin mencapai puncak, atau pun alasan ekonomi yang banyak menjadi alasan bagi banyak keluarga muda. Apa pun alasan anda untuk menunda memiliki anda, satu hal yang perlu anda ketahui, yakni usia masa subur wanita dan keadaan biologis wanita yang dapat mepengaruhi kualitas sel telur yang akan anda hasilkan.

masa subur wanita

Usia subur merupakan usia terbaik wanita untuk program hamil. Banyak wanita menganggap ketika mereka masih mudah mereka masih mampu menghasilkan sel telur dengan kualitas yang baik. Namun tahukan anda jika pada usia subur tersebut wanita juga bisa mengalami penuaan reproduksi.

Seiring bertambahnya usia wanita, kemampuannya untuk memproduksi sel telur berkualitas baik akan berkurang. Ada beberapa factor yang memperngaruhi hal tersebut diantaranya adalah di uisa subur ada dua hal yang mempengaruhi yaitu usia kronologis ovarium dan usi biologis ovarium. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu tim ahli bayi tabung SMART IVF di RS Anna Pekayon Bekasi, dr. YAssin Yanuar MIB, SpoG, Msc.

Usia kronologis ovarium dapat dihitung sejak kehidupan intra uteri, sedangkan usia biologis ovarium dapat dihitung dari jumlah cadagangan ovarium dan responnya terhadap proses stimulasi ovarium. Hal itu menunjukkan bahwa antara usia kronologis ovarium dengan usia biologis ovarium kemungkinan berbeda.

Beliau juga mengungkapkan bahwa angka penuaan reproduksi sangat bervariasi antar individu satu dengan individu lainnya. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh factor genetic maupun factor lingkungan yang dapat memberikan sumbangan pada proses penuaan ovarium secara biologis, sehingga mengakibatkan cadangan ovarium akan berkurang secara perlahan. Hal tersebutlah yang membuat usia kronologis dan usia biologis ovarium setiap perempuan berbeda.

Masa subur wanita akan mulai menurun ketika menginjak usia 30-35 tahun dan di atas usia tersebut kesuburan wanit akan lebih cepat mengalami penurunan. Dan berfikirlah ulang bagi anda pasangan suami istri yang sengaja ingin menunda-nunda momongan dengan banyak alasan.

Mungkin anda lebih mementingkan karir anda, pendidikan anda, atau bahkan factor ekonomi yang membuat anda menunda untuk memiliki anak. Hal-hal ini lah yang membuat banyak wanita menikah usia 30-35 tahun membutuhkan bantuan teknologi untuk memiliki anak. Terutama dengan bantuan teknologi bayi tabung. Dan jika anda adalah pasangan muda yang baru menikah disarankan anda tidak menunda program memiliki anak, dan anda perlu mengetahui serta memahami kondisi biologis kesuburan anda.

Itu tadi beberapa informasi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat buat anda semua, khususnya buat para pasangan muda yang baru saja menikah. Sehingga anda bisa berfikir lagi lebih dalam ketika anda memutuskan untuk menunda memiliki anak. Karena ketika anda memiliki keinginan untuk menunda memiliki anak berarti anda pula juga menunda-nunda saat terbaik wanita menghasilkan sel telur yang baik. Jadi fikirkan lagi, untuk kebaikan keluarga anda terutama kebaikan keturunan anda.

Tags: masa subur reproduksi penuaan wanita

Posting Terkait "Wanita Berpotensi Mengalami Penuaan Reproduksi Meski Berusia Subur"

5 Kesalahan Make Up Ini Ternyata Bisa Bikin Kulit Gelap Dan Kusam
Make up, bagi manusia  umumnya merupakan sebuah
Style Sederhana Ini Mampu Membuatmu  Terlihat Lebih Elegan, Coba Deh !
Banyak yang percaya, jika penampilan itu merupakan