Segitiga Bermuda Masalembo Di Indonesia Yang Masih Menjadi Misteri

Segitiga bermuda, mungkin kalian semua sudah tidak asing lagi dengan hal tersebut. Yup Segitiga Bermuda berada di sekitar lautan Samudera Atlantik yang memiliki luas 4 juta KM persegi yang membuat sebuah garis segitiga antara Bermuda.

Segitiga Bermuda ini dianggap sebagai suatu hal yang misterius,  banyak paranormal yang mengatakan mengenai hilangnya sebuah pesawat maupun kapal yang melintas dikarenakan tersedot masuk ke dalam Segitiga Bermuda itu, ada pula yang mengatakan hal mistis lain seperti  akibat ulah dari mahkluk luar angkasa.

Masalembo

Namun tidak hanya berada di Samudera Atlantik saja, ternyata di negara kita Indonesia juga terdapat Segitiga Bermuda yang diberikan nama Segitiga Masalembo. Segitiga Masalembo terletak di Pulau Bawean – Kota Majena – Kepulauan Tengah.

Didaerah sekitar tersebut seringterjadi arus laut serta angin yang mengalir akibat dari perbedaan tekanan dalam suatu siklus harian maupun tahunan, keduanya tersebut nanti akan bertemu menjadi sesuatu mirip seperti Tornado, Badai, hurricane dengan putaran yang sangat lambat dan bisa berpindah arah secara tiba-tiba.

Sebutan Segitiga Masalembo sudah dikenal sejak tahun 1981 dimana saat itu pernah terjadi sebuah tragedi yakni ada kapal KM Tampomas II tenggelam disana dan memakan banyak korban. Dan sejak saat itulah, Segitiga Masalembo ini sering memakan korban, mulai dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada kapal laut Senopati Nusantara yang terjadi pada tanggal 29 Desember 2006 lalu.

Selanjutnya, ada lagi kecelakaan kali ini dialami oleh pesawat Adam Air penerbangan 574 dengan nomer ekor PK-KKW pada 1 Januari 2007,  beberapa bulan kemudian disusul oleh kecelakaan transportasi KM Mutiara Indah yang tenggelam di Masalembo tepatnya pada tanggal 19 Juli 2007, dan masih banyak lagi kecelakaan transportasi saat melintas perairan tersebut.

Dari semua kejadian kecelakaan diatas, banyak speskulasi yang beredar terkait hilangnya pesawat maupun kapal di perairan Masalembo ini. Ada yang mengatakan jika penyebab kecelakaan tersebut adalah arus lautlah penyebabnya, jadi dua arus laut yang salin bertemu di sekitar Masalembo menjadikan perairan di Segitiga Masalembo menjadi sangat berbahaya untuk dilewati.

Ada juga speskulasi lain yang mengatakan jika di sekitar Segitiga Masalembo terdapat magnet bumi seperti pada segitiga bermuda yang menjadikan banyak pesawat maupun kapal laut yang melintas diatasnya menjadi seperti kehilangan arah.

Sering kali, daerah Segitiga Masalembo ini dihubungkan dengan kondisi dari magnetisme. Banyak yang mengatakan jika adanya keanehan kompas magnetik mereka ketika melintas diatas sekitar Segitiga Masalembo ini.

Secara fisik dalam pengukuran magnetik ini memang tidak terlihat anomali, Indonesia merupakan daerah yang memiliki total intensitas magnetik rendah. Bila dibandingkan Segitiga Bermuda, lokasi dari Segitiga Masalembo justru tidak menunjukkan keanehannya.

Sepertinya, untuk keangkeran dari Segitiga Masalembo ini bukan karena faktor mistis seperti yang dibicarakan banyak orang saat ini, melainkan karena faktor ganguan alamiah saja. Dan kemungkinan paling dominan adalah, adanya beberapa faktor metorologis yang ada disekitar Segitiga Masalembo, seperti faktor cuaca yakni angin, hujan, suhu udara, hingga kelembaban air juga bisa mempengaruhi hal tersebut.

Dan sampai saat ini pun, untuk misteri dari Segitiga Masalembo masih belum bisa dipecahkan oleh banyak orang. Dan semuanya hanya bisa berpesan, agar ketika melewati sekitar derah Segitiga Masalembo ini diharapkan untuk meningkatkan tingkat kewaspadaan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi.

Tags: masalembo misteri segitiga

Posting Terkait "Segitiga Bermuda Masalembo Di Indonesia Yang Masih Menjadi Misteri"

Terungkap, Misteri dibalik Senyuman Lukisan Mona Lisa
Lukisan Mona Lisa, pastinya semua orang sudah
Misteri None Belande Penunggu Pintu Air Manggarai
Pintu air Manggarai merupakan sebuah pintu air
Mata Air Ini Bisa Ubah Sesuatu Menjadi Batu, Benarkah ?
Air merupakan sebuah zat cair yang sangat