Pesawat Ruang Angkasa “Juno” Akan Tiba Di Jupiter Tahun 2016 Ini

Wahana Antariksa bertenaga Surya, NASA Juno telah berhasil melakukan manuver untuk menyesuaikan jalur penerbangan pada hari ini 8 Februari. Dengan manuver ini maka akan sangat membantu dalam mengatur lintasan Juno untuk menuju planet terbesar di Tata Surya kita yakni Jupiter dalam kurun waktu sekitar 4 bulan 26 hari mulai dari sekarang.

Pesawat Ruang Angkasa Juno akan Tiba di Jupiter Tahun 2016

Menurut Scott Botton, peneiti utama dari Juno di Institut Penelitian Southwest yang berada di San Antonio, mengatakan ini merupakan sebuah manuver pertama dari dua manuver penyesuaian lintasan orbit Juno mengelilingi matahari, hal ini akan menyempurnakan pertemuan kita dengan planet Jupiter nantinya pada tanggal 4 Juli jam 08:18 PDT [11:18 EDT]. Dan Manuver ini telah dimulai pada pukul 10:38 PST [01:38ESt].

Mesin pendorong dari Juno ini telah memakan sekitar 1,3 Pon (0,6 kilogram) bahan bakar selam pembakaran terjadi, dan hal itu telah mengubah kecepatannya menjadi naik sekitar 1 kaki (0,31 meter) per detiknya.

Pada saat manuver, Juno memiliki jarak sekitar 51 juta mil (82 juta kilometer) dari planet Jupiter, dan sekitar 425 Juta mil (684.000.000 kilometer) dari planet Bumi. Dan hal ini akan dijadwalkan lagi koreksi lintasan pada 31 Mei 2016 mendatang.

Pesawat Ruang Angkasa “Juno” pertama kali diluncurkan pada 5 Agustus 2011 lalu, pesawat ini nantinya akan mengorbit di planet Jupiter selama 33 kali, dan turun sejauh 3100 mil (5000 kilometer) di atas puncak awan planet Jupiter setiap 14 hari.

Selama terbang lintas, pesawat Juno akan menyeleidiki apa saja yang ada di bawah awan planet Jupiter serta mempelajari aurora yang ada secara lebih lanjut, yaitu mengenai asal, struktur, megnetosfer, serta atmosfer Jupiter.

Seperti yang kita ketahui, Jupiter merupakan planet terbesar dari sistem tata surya kita berdasarkan volume yang ada. Selain memiliki ukuran yang lebih besar dari planet lainnya, Jupiter juga memiliki beberapa keunikan dibandingkan palanet yang kita tempati saat ini.

Pada planet jupiter terdapat beberapa bintik merah yang menjadi sebuah ciri khas dari planet yang satu ini, ternyata bintik merah tersebut merupakan sebuah badai yang memiliki ukuran lebih besar dari bumi. Selain itu, jupiter juga memiliki tingkat gravitasi paling kuat dibandingkan planet lainnya, yakni setara 3 kali lebih besar dibandingkan bumi, bisa dibayangkan saja apabila kita hidup bisa hidup disana, pasti akan sangat susah sekali kita untuk berjalan karena tekanan yang sangat kuat.

Jupiter juga memiliki tingkat rotasi yang paling cepat, jika pada planet kita umumnya rotasi terjadi selama 24 Jam, namun di planet Jupiter hanya sekitar 10 jam saja. Yang menarik dari planet jupiter ini adalah dimana planet tersebut memiliki lebih dari 60 bulan.

Untuk melihat planet jupiter ini kamu tidak perlu menggunakan alat bantu teleskop, karena planet jupiter bisa dilihat dengan kasat mata di saat langit sedang cerah, karena planet jupiter merupakan salah satu objek langit yang paling terang dilangit.

Pengambilan nama “Juno”  untuk pesawat luar angkasa NASA yang meneliti planet Jupiter ini diambil dari Mitologi Yunani dan Romawi.  Dewa Jupiter saat itu telah membuat sebuah selubung awan di sekitar dirinya untuk menyembunyikan kejahatannya, namun ternyata istrinya bernama Dewi Juno mampu mengintip melalui awan dan mengungkapkan sifat asli dari Dewa Jupiter.

Tags: juno nasa pesawat

Posting Terkait "Pesawat Ruang Angkasa “Juno” Akan Tiba Di Jupiter Tahun 2016 Ini"

Rumor Tentang Asteroid Besar Akan Menabrak Bumi Di Bantah Oleh NASA
Asteroid merupakan sebuah benda langit yang memliki
Tips Aman Mengamati Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016
Gerhana Matahari Total suatu momen langka, unik,