Mengelola Waktu Sebaik Baiknya

Hambatan paling besar dalam berkarir adalah waktu. Waktu yang sudah terlewatkan secara sia – sia tidak bisa kembali seperti sedia kala dan tidak dapat dibeli maupun digantikan dengan uang. Oleh karena itu, dalam bekerja dan berkarya, anda harus dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin serta ingatlah pepatah lama “time is money” ketika berkarier anda butuh pengelolaan waktu dengan menjadikannya produktivitas dan efektivitas serta efisiensi sebagai tolah ukurnya.

Mengelola Waktu Sebaik Baiknya

Bornout syndrome pernah berkata bahwa kecanduan kerja merupakan gejala manajemen waktu yang buruk. Jika anda selalu mengutamakan kesempurnaan versi diri sendiri dalam bekerja, maka anda tidak akan menerima 100% hasil pekerjaan orang lain, karena anda tidak mempercayainya. Anda tidak ingin hasil karya anda tertinggal oleh bawahan anda sendiri. Sikap seperti ini sangatlah keliru, sebab anda perlu memanfaatkan tenaga orang lain dan mempercayainya.

Apabila aktivitas anda sangat sibuk, maka anda harus men-delegasikan sebagian tugas anda ke orang lain. Tugas rutin tersebut mesti bersifat sederhana dan tidak membutuhkan keterampilan khusus. Sementara itu tugas lainnya harus anda selesaikan, karena di dalamnya terkandung unsur pengambilan keputusan berdasarkan pola pemikiran strategis.

Sebaiknya anda membuat daftar aktivitas pekerjaan yang berfungsi mengingatkan anda tentang berbagai hal
Aktivitas yang akan di kerjakan. Dengan demikian anda memahami pentingnya belajar menghargai waktu dalam setiap tugas. Tanpa batasan ini, bisa jadi anda melupakan tanggung jawab tugas yang mengharuskan anda bekerja secara produktif efektif dan efisien.

Menunut dr jan yager

1. D= devie ( membagi tugas)

2. O= organis ( mengatur pelaksanaan tugas)

3. I= ignore ( mengabaikan gangguan )

4. T= take ( mengambil kesempatan)

5. N= now ( melakukan tugas saat ini)

6. O= opportunity( memanfaatkan peluang)

7. W= watch out ( mewaspadai waktu)

Pada tahun 1989 mengentaskan konsep manajemen waktu dalam bukunya yang berjudul 7 prinsip manajemen waktu yang kreatif. Buku tersebut menjelaskan tentang pentingnya membedakan hal yang penting dan mendesak dengan hal yang penting dan tidak mendesak.

Covey menegaskan bahwa kita sering kali hanya berkonsentrasi pada hal yang mendesak padahal kita juga mesti mengutamakan sesuatu yang tidak penting. Mengutamakan hal yang penting merupakan sikap antisipatif yang sangat positif misalnya menyelesaikan laporan sebelum batas waktu, mengecek peralatan, melakukan rapat regular dan komunikasi efektif sehingga kita bisa menekan munculnya masalah yang mendesak

Tags: Pengembangan Diri

Posting Terkait "Mengelola Waktu Sebaik Baiknya"

Ini Dia Tips Membangkitkan Semangat Dalam Bekerja
Membosankan.com - Ragam tips serta cara membangkitkan
Panduan Membuat Keputusan Penting Dalam Karir
Membosankan.com - Andalah yang memutuskan seberapa besar
Memilih Pekerjaan Yang Bersifat Penting Dan Urgen
Membosankan.com - Dalam dunia kerja, anda akan
Tips Ini Dapat Membangkitkan Gagasan Kreatif
Membosankan.com - Anda harus menghasilkan sejumlah gagasan