Hasil Foto NASA Terbaru Menemukan Fenomena Sampah Di Bulan

Bulan yang merupakan satelit alami planet Bumi, pada malam hari buan akan terlihat indah terutama pada saat bulan purnama. Namun ternyata, Bulan yang begitu indah mulai dipenuhi puing-puing sampah. Hal tersebut diungkapkan oleh NASA dalam foto Bulan terbarunya berupa gambar dengan resolusi tinggi dan sangat detail yang belum pernah diketahui khalayak.

Pada foto-foto terbaru ini juga menggambarkan bahwa banyak sekali puing-puing yang tertinggal di permukaan Bulan pada saat para ilmuwan tengah memperhatikan banyaknya sampah yang tertinggal di ruang angkasa pada orbit planet Bumi.

Hasil Foto NASA Terbaru Menemukan Fenomena Sampah Di Bulan

Gambar-gambar yang dipublikasikan oleh NASA yang sebelumnya belum pernah diketahui oleh khalayak tentang tiga titik pendaratan di Bulan. Foto-foto dengan resolusi tinggi tersebut menampilkan gambar yang sangat detail atas jejak kaki para astronot, situs eksperimen, serta kendaraan di Bulan.

Jim Green, Director Planetary Science Division NASA, dalam sebuah jumpa pers memperlihatkan foto-foto situs pendaratan yang dilakukan oleh Apollo 12, 14, dan 17 yang diambil oleh pesawat robot ruang angkasa Nasa yang bernama Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO).

Noah Petro, seorang geology bulan di Goddard Space Flight Center NASA, mengatakan bahwa kita dapat melihat jejak bekas langkah kaki para astronot dengan lebih baik serta melihat dari mana mereka mengambil sampel-sampel bebatuan di Bulan.

Sedangkan menurut Mark Robinson, seorang peneliti dari Arizona State University yang jga bertugas sebagai peneliti utama studi LRO, mengatakan bahwa foto-foto baru ini berbeda dengan foto-foto permukaan Bulan yang sebelumnya sudah pernah diambil.

Mark Robinson juga menambahkan, gambar dari Narrow Angle Camera yang diambil pada ketinggian rendah telah memperdalam pengetahuan kita tentang permukaan Bulan. Salah satu cintihnya adalah tajamnya bekas jejak kendaraan penjelajah yang ada di situs pendaratan Apollo 17. Jika pada foto terdahulu jejak tersebut memang terlihat, namun saat ini garis parallel yang tajam terlihat di permukaan.

Dalam foto-foto terbaru ini juga menggambarkan bahwa terdapat banyak puing-puing yang tertinggal dipermukaan Bulan pada saat para ilmuwan tengah prihatin terhadap sampah yang banyak tertinggal di ruang angkasa, di orbit planet Bumi.

Donald Kessler, seorang mantan peneliti senior NASA, mengatakan bahwa NASA telah gagal mengontrol kebersihan lingkungan dan tampaknya membersihkan sampah yang ada di ruang angkasa ini sudah menjadi sebuah kebutuhan.

Seperti yang diketahui, Bulan merupakan satelit alami Bumi satu-satunya serta merupakan bulan terbesar kelima yang ada di tata surya. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar dalam tata surya yang menurut ukuran planet yang diorbitnya. Bulan memiliki diameter 27% , kepadatan 60%, serta massa 1/81 (1.23%) dari planet Bumi. Di antara satelit alami yang lainnya, Bulan merupakan satelit terpadat kedua setelah Io dan satelit Yupiter.

Bulan merupakan satu-satunya benda langit yang telah didarati oleh manusia selain Bumi. Program Luna Uni Soviet merupakan wahana pertama yang telah mencapai Bulan dengan pesawat ruang angkasa nirawak pada tahun 1959. Dilanjutkan dengan program Apollo NASA Amerika Serikat yang merupakan satu-satunya misi luar angkasa berawak yang telah mencapai Bulan hingga saat ini.

Misi ini dimulai dengan peluncuran berawak Apollo 8 yang mengorbit di Bulan pada tahun 1968, dan kemudian diikuti oleh enam misi pendaratan berawak yang terjadi antara tahun 1969 dan 1972, yang pertama adalah Apollo 11. Misi peluncuran ini kembali ke Bumi dengan membawa 380 kg batuan Bulan, batu tersebut digunakan untuk mengembangkan pemahaman geologi tentang asal usul, pembentukan struktur dalam, serta sejarah geologi Bulan.

Tags: bulan nasa

Posting Terkait "Hasil Foto NASA Terbaru Menemukan Fenomena Sampah Di Bulan"

Rumor Tentang Asteroid Besar Akan Menabrak Bumi Di Bantah Oleh NASA
Asteroid merupakan sebuah benda langit yang memliki
Pesawat Ruang Angkasa “Juno” Akan Tiba Di Jupiter Tahun 2016 Ini
Wahana Antariksa bertenaga Surya, NASA Juno telah