Alasan Mengapa Kata Putus Harus Dipikirkan Matang – Matang

Pertengkaran, romantisme dan rasa bosan adalah hal yang tidak akan pernah lepas dari jalan suatu hubungan. Ketiga hal tersebut akan selalu hadir sewaktu – waktu tanpa pernah kamu ketahui. Namun ketiga hal tersebut adalah bumbu – bumbu yang akan membuat hubungan kamu semakin terasa sedap dan selalu menggugah selera, tanpa ketiga hal tersebut suatu hubungan akan menjadi sangat hambar dan sangat datar tanpa ada rasa.

Kata Putus Harus Dipikirkan Matang – Matang

Ketika terjadi sebuah pertengkaran yang cukup hebat, pasti terbersit sekilas tentang kata yang dapat mengakhiri hubunganmu dengan sang kekasih. Kata yang sangat berat diucapkan, apalagi untuk hubungan yang sudah masuk ke jenjang serius. Sebelum kamu memutuskan untuk mengucapkan kata – kata tersebut, lebih baik kamu memikirkan beberapa hal yang wajib kamu jadikan bahan pertimbangan.

Jangan sampai keputusan tersebut membuatmu menyesal dikemudian hari. Sebelum terucap, pikirkan dahulu hal – hal dibawah ini.

Pikirkan lama perjalanan yang kalian lalui

Jika sudah mengambil komitmen untuk bersama, dalam mengambil keputusan tersebut bukanlah masalah yang gampang. Setelah menjalin sebuah komitmen, kamu pasti sudah menjadikan dia adalah salah satu prioritasmu. Sehingga kenangan yang sudah kamu jalin selama bertahun – tahun tidak akan mudah luntur begitu saja. Semua kenangan manis, pahit, asam sampai asinnya kehidupan sudah pernah kamu jalani bersama dia. Tangan yang selalu kamu genggam ketika kamu sedang berjuang untuk kalian berdua, akan hlang tiba – tiba.

Berjuang sendiri itu melelahkan

Hubungan yang lebih serius membuat kamu dan dia saling memahami satu sama lain, mulai dari perilaku sampai kebiasaan masing – masing. Bahkan kalian juga saling berubah agar kalian menjadi pribadi yang lebih baik dan saling mengisi. Sekarang coba kamu bayangkan jika kamu berjuang berubah menjadi lebih baik sendirian, pasti akan sangat melelahkan sekali karena tidak ada yang menemani dan mengingatkanmu.

Semua sudah kalian hadapi berdua

Kalian sudah melewati banyak moment berharga berdua, berbagi suka maupun duka juga berdua. Ketika kamu sakit dia pasti datang membawakan sesuatu dan menyemangatimu, ketika salah satu sedang tidak mempunyai uang pasti kalian akan membagi uang yang ada agar kalian sama – sama terus berjalan. Pikirkan permasalah yang sedang kamu hadapi sekarang, apakah orang yang akan datang bisa menahan semua yang pernah kamu lalui?

Bukan hanya kalian berdua, tapi sudah sampai keluarga

Mengakrabkan kedua keluarga adalah hal yang sangat sulit dan bisa dijadikan prestasi dalam menjalin sebuah hubungan. Dengan berhubungan baiknya keluarga, secara tidak langsung kalian sudah direstui untuk dapat bersama meskipun masih dalam fase berpacaran. Bayangkan apa yang akan terjadi pada kedua keluarga jika kamu dandia memutukan untuk putus. Mungkin orang tuamu akan merasa kehilangan satu anak yang paling dia sayang.

Apa kamu siap?

Berdua bersama dirinya sudah menjadi kebiasaan dan rutinitas setiap hari yang kamu lakukan. Bahkan lebih sering kamu bertemu dengannya daripada bertemu dengan orang tuamu. Isi smartphone mu juga sudah pasti 80 persen adalah tentang dia. Nah, siapkah kamu tiba – tiba kehilangan sesuatu yang sudah menjadi rutinitasmu?

Komitmen kalian mau dikemanakan?

Hubungan berkomitmet sudah pasti menuju ke jenjang pernikahan. Kalian tentunya sudah bersusah payah mengumpulkan gaji untuk biaya pernikahan, cicilan rumah dan masih banyak lagi. Tapi ketika kalian memutuskan untuk mengakhiri hubungan. Hal yang sudah kalian kumpulkan akan mau kalian kemanakan? Mau dibagi dua? Apa kamu g ikhlas nabung buat nikah?

Tags: pasangan putus

Posting Terkait "Alasan Mengapa Kata Putus Harus Dipikirkan Matang – Matang"

5 Perbedaan Yang Cowok Harus Tau Antara Cewek Matre Dan Cewek Realistis
Mulai saat ini, cowok-cowok harus jeli membedakan
Menikah Tidak Hanya Soal Romantisme, Melainkan Soal Berjuang Berdua
Menikah merupakan impian banyak orang. Dan kemapanan